A A A

Hepatitis, Maag, Liver

 

Penyakit Hepatitis A masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, Hal tersbut terkait dengan minimnya pengetahuan tentang pola hidup bersih, karena Hepatitis A menular lewat makanan dan penggunaan air untuk keperluan sehari-hari. Celakanya, tk banyak yang menyadari dirinya terjadi virus Hepatits, karena tidak adanya gejala hepatitis kronik yang bisa berlanjut 80% infeksinya bisa berkembang menjadi hepatitis kronik yang bisa berlanjut menjadi sirosi hati (pengerasan hati), kanker hati, dan kematian. Demikian diungkapkan Prof.Siti Nurdjanah M.Kes, SpPD-KGEH dan Prof.Ali Sulaiman, Ketua Pokja Hepatitis Depkes RI.

 

Apa itu Hepatitis?

Hepatitis adalah peradangan hati yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus.

 

Penyebab Hepatitis :

Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus Hepatits utama : A, B, C, D, dan E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, juga penyebab non virus, seperti alkohol dan obat-obatan.

 

Faktor resiko Hepatitis :

  • Kebersihan diri dan lingkungan yang buruk.
  • Pernah atau sedang mendapat transfusi darah.
  • Memiliki pasangan seksual yang mengidap Hepatitis.
  • Kaum homoseksual.
  • Sering berganti-ganti pasangan seksual.
  • Memakai jarum suntik bergantian, khususnya pemakai narkoba.
  • Bayi yang lahir dari ibu yang mengidap Hepatitis.
  • Pemakai Tatoo.

 

Semakin banyak jawaban ya, maka semakin tinggi resiko Hepatitis.

 

 

Gejala Hepatitis terbagi atas :

 

Gejala awal hepatitis yang sering tidak disadari, antara lain:

 

  • Merasa sangat kelelahan.
  • Tidak nasfsu makan.
  • Nyeri otot.
  • Mual, muntah.
  • Demam.
  • Sakit Kepala.
  • Gejala hepatitis selanjutnya :
  • Kulit dan sklera mata (pelapis bola mata yang biasanya berwarna putih) menjadi kekuning-kuningan.
  • Urine berwarna gelap seperti air teh.

 

 

Proses terjadinya Hepatitis :


1.Pasien tertular virus Hepatitis

  • Virus Hepatitis A dan E ditularkan melalui makanan dan air yang terkontaminasi.
  • Virus Hepatitis B, C, D ditularkan lewat : transfusi darah, jarum suntik yang dipakai bergantian, ibu ke anak yang di dalam kandungan, juga pemakaian tato.
  • Virus Hepatitis B juga ditularkan lewat hubungan seksual.

2.Virus tersebut masuk ke peredaran darah menuju k ehati kemudian menyebabkan peradangan dan kerusakan hati yang mengakibatkan kadar SGOT dan SGPT melebihi nilai normal.


3.Selanjutnya, bergantung pada sistem kekebalan tubuh, Hepatitis dapat menjadi akut maupun kronis. Semakin lemah daya tahan tubuh, kemungkinan Hepatitis menjadi kronis semakin besar.

  • Virus Hepatitis A dan E menyebabkan Hepatitis akut (beberapa minggu s/d beberapa bulan).
  • Virus Hepatitis B, C, dan D menyebabkan Hepatitis akut yang dapat berlanjut ke Hepatitis konik (beberapa bulan s/d beberapa tahun).

 

Hepatitis kronis dapat berlanjut menjadi sirosis hati, kanker hati, dan kematian.

 

Suplemen yang dianjurkan : FitA-Liv